Drainase Tidak Berfungsi Pemko Batam Diminta Benahi Infrastruktur

by -566 views

Batam|demimasanews.com
Tidak berfungsinya saluran air  atau drainase didepan kantor kelurahan duriangkang kecamatan sungai Beduk mengakibatkan arus lalu lintas di didaerah tersebut menjadi  terganggu.

disetiap musim penghujan badan  jalan selalu dipenuhi tanah, pasir dan batu kerikil sehingga mengganggu kenyamanan pengguna jalan diarea tersebut.

dikeluhkan warga setempat, drainase tersebut sudah sejak lama tidak maksimal,selain mengganggu  pengguna jalan dan arus lalin,juga bisa  mengancam keselamatan jiwa pengendara kedepannya.

“Drainase itu sudah sejak  lama tidak berpungsi pak,kalau tidak salah telah empat tahunan lebih,kami sangat hati hati disana sejak salah satu warga kami pernah  terjatuh ditempat itu,kata Bapak Swando warga Perumahan Rabayu Asri.26/06

Dia berharap,kiranya  pemerintah kota Batam bisa bertindak melalui bapak walikota agar memerintahkan dinas terkait untuk dapat meninjau kelapangan dalam hal perbaikannya.
“Kita sangat berharap pemerintah kota Batam yakni walikota Bapak Rudi bisa responlah jalan dan drainase tersebut,itu untuk kebaikan dan kenyamanan warga disini,serta pengguna jalan lainnya.harapnya.

Dijelaskan warga lainnya,pak Amos  adapun penyebab tidak berfungsinya saluran air dilokasi itu karena disebabkan beberapa faktor,selain tidak pernah dilakukannya normalisasi,juga disebabkan dugaan adanya beberapa kegiatan pengembang properti diseputaran areal tersebut.

“saya sudah sembilan tahun lebih berdomisili diperumahan rabayu asri ini,dari dulu kita belum pernah melihat drainase tersebut dibersihkan atau dinormalkan,ungkapnya.
Dijelaskannya,sebelumnya jalan dibawah kantor kelurahan durianggkang tersebut,tidak seperti saat ini,tetapi semenjak adanya pemotongan bukit oleh pengembang properti diatas akhirnya semua berdampak,bahkan pintu masuk perumahan rabayu asri menjadi  aliran air keruh pada saat musim penghujan.katanya.

Dari pantauan media ini dilokasi jalan arah menuju piayu laut tersebut,dimana dikenal warga Batam sebagai wisata kuliner (seafood)ini,
terlihat badan jalan telah ditutupi tanah bercampur pasir serta batu batu kecil,dimana kedepannya dikuatirkan akan menambah korban laka lantas didaerah tersebut.•Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *