PHK sepihak PT.Tunas Interior Batam Gagal Mediasi pertama

by -237 views

Batam|Demimasanews.com
Mediasi pertama atas pemutusan hubungan kerja(PHK) sepihak oleh PT.Tunas Interior Batam kepada 5 orang karyawannya gagal terlaksana,gagalnya mediasi tersebut dikarenakan Direktur  perusahaan tidak hadir ditempat (28/08/2020).

Jhon Kenedy Tambunan salah satu karyawan dan sebagai ketua SBSI PT.Tunas Interior mengatakan, pihak managemen berdalih dan mengatakan Direksi perusahaan sedang tidak berada ditempat.

“Kita juga binggung sejak berlangsungnya acara perpisahan Manager di PT Tunas Interior Batam pada hari Sabtu 7 Maret 2020,hingga saat ini belum ada serahterima jabatan kepada penggantinya”,katanya.

Jhon Kennedy Tambunan menambahkan, sejak terjadi kekosongan jabatan Manager di PT Tunas Interior Batam,semua karyawan sudah khawatir akan kehilangan beberapa hak – haknya,kekawatiran itu ditambah lagi  saat  pihak perusahaan memajang spanduk digedungnya bertuliskan “Di Jual”.
hingga terjadi pemutusan hubungan kerja(PHK) sepihak sekarang ini.

Atas pemutusan kerja sepihak tersebut,perusahaan belum membayarkan sisa kontrak kerja kepada  karyawannya yang masih memiliki ikatan kontrak.bahkan pihak  perusahaan sebelumnya telah merumahkan seluruh pengurus SBSI PT.Tunas Interior Batam dengan dalil Covid-19.

Hingga selanjutnya melakukan Pemutusan Hubungan Kerja sepihak dengan alasan mendesak, tanpa membayarkan hak tenaga kerja,dijelaskannya dengan nada kesal.

selain itu kata Jhon Kennedy, perusahaan selama ini dianggapnya tidak terbuka atas berbagai peraturan yang diterapkan kepada pihak tenaga kerja disana.

“Anehnya pihak perusahaan PT. Tunas Interior,disetiap ada pelanggaran ringan/berat yang dilakukan karyawan selalu bertopengkan Peraturan Perusahaan (PP), sementara kami bekerja kurang lebih 16 Tahun pihak perusahaan tidak bersedia memberikan salinan dari PP yang dimaksud,bahkan menempel di tembok persuhaan saja tidak pernah dilakukan,sehingga selama puluhan tahun Peraturan Perusahaan Tunas Interior Batam terkesan dirahasiakan,ujarnya.

Atas persoalan ini dia(Jhon Kennedy Tambunan)meminta kepada Dinas tenaga kerja kota Batam dan propinsi,dapat tanggap atas permasalahan yang dialami beberapa orang tenaga kerja di perusahaan tersebut.

” Kami minta kepada Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam maupun Provinsi Kepri agar menyikapi persoalan karyawan di PT.Tunas Interior Batam secara cermat dan bijaksana, ungkapnya.

Ia menambahkan lagi,selama ini atas segala pembahasan yang mereka lakukan,pihak perusahaan selalu membuat berbagai alasan.

“Setiap ada pembahasan permasalahan ketenagakerjaan diperusahaan sedikit – sedikit alasannya ada di Jakarta, bahkan saat pertemuan mediasi hari ini Jumat, 28/08/2020, Bapak David, Dimana sebelumnya menjabat Manager Marketing di PT.Tunas Interior Batam berdalih mengatakan Direkturnya sedang tidak ada ditempat.ungkap Jhon Kennedy kemedia ini.

Sampai  berita ini diterbitkan, pihak perusahaan  PT.Tunas Interior Batam,belum berhasil dikonfirmasi untuk penjelasannya.|•ds

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *