Hotel Link Batuaji di Duga Menjadi Tempat Primadona Sex Berbayar Pasangan Ilegal

oleh -551 views

Batam|demimasanews.com
Mengubah RumahToko (Ruko)
menjadi Hotel melati seperti nya sudah menjadi hal lumrah di kota Batam,hal itu terbukti atas banyaknya berdirinya hotel yang sebelumnya peruntukannya adalah Rumah toko,tetapi kemudian beralih fungsi menjadi hotel melati.Keberadaan hotel melati di kota Batam sudah sangat memprihatinkan,karena sejumlah hotel tersebut telah berdiri di dekat pemukiman padat penduduk.

Bukan menjadi rahasia lagi,atas keberadaan sejumlah hotel melati tersebut,dimana menjadi tempat primadona saat ini untuk melakukan praktek mesum bagi pasangan illegal (bukan muhkrim).

Investigasi media ini dilapangan baru baru ini,salah satu hotel melati dibatuaji yakni link hotel,diduga menjadi salah satu tempat baru untuk melakukan praktek mesum bukan pasangan suami istri.
para wanita penjual sex tersedia(stay)di hotel tersebut,mereka menawarkan jasanya Sort time,long time atau BO melalui sejumlah aplikasi yang ada,salah satunya adalah michat.

“Hal ini sudah memprihatinkan pak,saya sebagai warga heran atas keberadaan hotel melati dilokasi ini, sebab bisa dikategorikan lokasi ini padat penduduk”kata seorang warga tidak ingin namanya dimuat di media ini,(28/10)
Menurutnya,pemko Batam melalui dinas terkait dinas Prawisata dan kebudayaan bisa hadir kehotel ini(link hotel) untuk melakukan cek fakta dilapangan,atau melakukan sidak bahkan Razia SAT-Pol
PP untuk memastikan kebenarannya.katanya.

Lebih lanjut sumber ini mengatakan,sejak adanya keberadaan hotel link disana,menjadi ada rasa ketidak nyamanan karena ada tawaran melalui aplikasi untuk mesum(sex bertarif)
“Saya sedang bersantai bersama keluarga dirumah pak,tiba tiba smartphone saya berbunyi,eh.!!ternyata ada tawaran cewek cantik untuk short time”ungkapnya.

Pantauan awak media ini aktivitas didepan hotel terlihat,beberapa orang pasangan muda-mudi sedang tampak keluar dari dalam hotel, juga ada sejumlah pria yang masuk kedalam hotel,diduga telah sepakat tentang harga untuk mesum, hingga bertemu di kamar hotel dimana si wanita telah berada di hotel link tersebut.

Terkait hal ini, management link hotel, pak DV. saat dikonfirmasi melalui WhatsApp,Ia mengatakan bahwa informasi yang
Ada tidaklah benar,dan saat awak media ini melanjutkan pertanyaan lebih lanjut pada akhirnya Dv, menyampaikan awak media ini salah nomor kontak.

“Maaf sebelum nya, informasi yg di dapat kan itu tidak benar,Mungkin salah informasi”,katanya melalui pesan WhatsAppnya.
Terkait sejumlah perijinannya beberapa dinas terkait seperti Dinas Penanaman modal,Dinas Prawisata belum dapat ditemui,juga Perpajakan,untuk pemberitaan lebih lanjut kedepan.Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *